Jakarta》Jagamerahputih.com — Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum refleksi sekaligus penguat nilai-nilai kebhibekaan dan ikatan persaudaraan di Sulawesi Utara.
Tokoh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) di Jakarta, Dr. Jan Maringka, SH.MH menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh basudara Muslim yang merayakan. Ia mengajak masyarakat menjadikan hari kemenangan ini sebagai ruang mempererat kebersamaan di tengah keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan utama di daerah Nyiur Melambai.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali kepada fitrah, serta memperkuat keimanan, seraya terus menjaga persatuan dan kerukunan,” ujar Jan Maringka.
Jamintel Kejaksaan Agung periode 2017- 2020 dan juga Irjen Kementerian Pertanian 2021- 2023 itu menegaskan, Idul Fitri bukan sekadar wujud silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkokoh nilai toleransi yang telah lama hidup di tengah tengah masyarakat Sulawesi Utara.
Ia juga mengimbau agar perayaan Idul Fitri dijalankan dengan penuh khusyuk, sederhana, sejalan dengan himbauan dari bapak Presiden namun tetap menjunjung tinggi toleransi dan saling menghormati.
Slogan “Torang Semua Basudara” harus terus Dirawat
Menurutnya, harmoni sosial di Sulut yang dikenal dengan semboyan “Torang Samua Basudara” harus terus dirawat, terlebih dalam suasana hari hari besar keagamaan.
“Mari kita jaga Sulawesi Utara tetap aman, damai, dan rukun. Perbedaan ini adalah kekuatan, bukan alasan untuk terpecah,” tambahnya.
Jan Maringka yang mempelopori Jaringan Sahabat Masyarakat (JSM) Jaga Indonesia juga berharap agar semangat Idul Fitri tahun ini semakin mempererat tali persaudaraan lintas agama dan golongan khususnya di Sulawesi Utara, Ia menilai, budaya toleransi yang telah mengakar kuat perlu terus dijaga sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang, agar Sulawesi Utara tetap dikenal sebagai daerah yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.(**)
