Skip to content
Jaga Merah Putih

Jaga Merah Putih

Menjaga Kebhinekaan Bangsa

Primary Menu
  • Home
  • Rubrik Utama
  • Polhukam
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi & UMKM
  • Jaga Nusantara
  • Jaga Pangan
  • Lain-Lain
    • Teknologi
    • Sports
    • Opini
    • Sastra
  • Home
  • Polhukam
  • Jan Maringka: Pentingnya Mekanisme Pengawasan dalam Proses Penegakan Hukum
  • Polhukam

Jan Maringka: Pentingnya Mekanisme Pengawasan dalam Proses Penegakan Hukum

Riky Hayon 18/08/2026 3 minutes read
Screenshot_20260818_133207_YouTube

Jakarta 》Jagamerahputih.com — Dalam program talkshow”Abraham: Benarkah Indonesia Baik-Baik Saja?” yang disiarkan langsung di Nusantara TV pada 10 Agustus 2026, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) 2017-2020, Dr. Jan Maringka, SH.MH, membeberkan kritik keras terhadap kondisi penegakan hukum dan roda pemerintahan di Indonesia saat ini.

Di awal komentar, Jan menyoroti banyak faktor problematika dalam proses penegakan hukum.

“Problematika hukum belakangan ini justru menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap hukum atas ketidakpastian proses hukum terlebih perilaku aparat penegak hukum itu sendiri. Kalau tidak ada no fail, no justice pasti hukum tidak akan terungkap” Kata Jan Maringka.

Jan juga menyentil realita ketimpangan dalam proses penegakan hukum saat ini.

“Proses penegakan hukum saat ini, yang dirasakan justru pelanggaran-pelanggaran terhadap proses penegakan hukum itu sendiri” Tambah Jan.

Menurut Jan, ada beberapa kasus hukum yang menyeret beberapa pejabat penting di tanah air tidak ditangani secara baik.

“Titik terendah dari proses penegakan hukum kita inilah yang saya pikir salah satu menjadi pemicu, baik berusaha merasakan ada ketidakpastian hukum tetapi juga di bawahnya ada ketidakadilan” Jelas Jan.

Bagi Jan, proses penegakan hukum harusnya tidak melanggar hukum.

“Kelihatannya ada kesengajaan, dilakukan penggeledahan tanpa adanya izin penggeledahan, dilakukan penyitaan tanpa izin penyitaan. Statusnya tersangka kembali lagi jadi saksi, kembali lagi jadi tersangka.

Mekanisme Pengawasan

Jan Maringka juga menekankan mekanisme pengawasan dalam proses penegakan hukum.

“Dalam proses penegakan hukum terutama terhadap penegak-penegak hukum itu sendiri, ada yang disebut mekanisme pengawasan. Jadi pelanggaran hukumnya diproses secara hukum, sementara pelanggaran-pelanggaran dilakukan terkait dengan etik ada yang dinamakan pengawasan. Di Kejaksaan ada namanya Jaksa Agung Muda Pengawasan. Dulu diawasi oleh eksternal dinamakan Komisi Kejaksaan. Di Kepolisian namanya Propam, untuk pengawasan masyarakat ada namanya kompolnas. Begitupun di peradilan ada namanya komisi yudisial, ada hakim pengawasan” Terang Jan Maringka.

Jan juga menegaskan bahwa justru dengan adanya mekanisme pengawasan, proses penegakan hukum bisa berjalan maksimal sesuai tupoksi yang diemban masing-masing instrumen penegak hukum.

“Ini sebenarnya, ketika mereka melaksanakan fungsi-fungsi pengawasan seharusnya instrumen penegak hukum bisa berjalan sesuai kehendak idealnya dalam hal tugas pokok dan fungsi. Namun kenyataannya, seperti sekarang ini kita melihat seperti Jamwas tidak bisa menjalankan fungsi sesuai tupoksi instrumen yang diharapkan” Tambah Jan.

Jan juga kembali menekankan bahwa banyak penanganan pelanggaran-pelanggaran hukum tidak berjalan baik yang justru mengakibatkan ketidakpercayaan dan ketidaktaatan masyarakat terhadap hukum.

Menanggapi komentar Islah Bahrawi terkait kekecewaan masyarakat terhadap potret hukum saat ini, Jan berpendapat pentingnya kepastian hukum.

“Bagaimana kita bisa memaksa masyarakat sadar hukum sementara di permukaan dipertontonkan adanya ketidakpastian hukum. Dampak dari proses penegakan hukum akan sangat terkait erat dengan kegiatan-kegiatan perekonomian, politik dan lain sebagainya” Imbuh Jan.

Jan juga menilai adanya kesalahan struktural menyebabkan proses penanganan hukum tidak berjalan sesuai fungsi tugasnya.

“Ada kesalahan struktural, polisi dan jaksa ada di bawah menko politik, harusnya dia di bawah menko hukum sehingga orientasi penyelesaian segala problematika berlandaskan hukum bukan secara politik” Jelas Jan.

Menanggapi pernyataan Islah Bahrawi terkait kekecewaan publik terhadap program prioritas Prabowo, Jan menilai penyimpangan pada program prioritas bukan karena programnya tetapi akibat lemahnya sistem. Sistem yang dimaksud adalah orang-orang berada di sekitar kekuasaan selama ini menjalankan program.

“Makanya pengawasan itu harus demi membangun kembali kepercayaan publik. Mudah-mudahan dengan suara rakyat, suara Tuhan” Tambah Jan.

Jan pun menutup taklshow Abraham Silaban dengan sebuah closing statement di bulan kemerdekaan:”Merdeka dari kemiskinan dan Merdeka dari kebodohan” Tutup Jan. (**)

About the Author

Riky Hayon

Administrator

View All Posts

Post navigation

Previous: 17 Agustus: Antara Kemerdekaan Formal dan Kemerdekaan Substantif

Related Stories

Screenshot_20260805_170232_YouTube
  • Polhukam

Dialog Hukum bersama Pakar, Reformasi Hukum adalah suatu Keharusan

Riky Hayon 05/08/2026
1000937146_11zon
  • Polhukam

Jan Maringka: Hari Bhakti Adhyaksa 2026 Harus Menjadi Momentum Reformasi di Tubuh Kejaksaan

Riky Hayon 21/07/2026
1001526267_11zon
  • Polhukam

Jan Maringka tekankan Pendekatan Hukum yang Multidisipliner dalam Pengukuhan AAAFI Periode 2026-2031

Riky Hayon 22/06/2026

Recent Posts

  • Jan Maringka: Pentingnya Mekanisme Pengawasan dalam Proses Penegakan Hukum
  • 17 Agustus: Antara Kemerdekaan Formal dan Kemerdekaan Substantif
  • Dialog Hukum bersama Pakar, Reformasi Hukum adalah suatu Keharusan
  • Jan Maringka: Hari Bhakti Adhyaksa 2026 Harus Menjadi Momentum Reformasi di Tubuh Kejaksaan
  • House of Meimo Resmi Dibuka, Sajikan Menu Khas Manado di Jakarta

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • February 2023
  • August 2021

You may have missed

Screenshot_20260818_133207_YouTube
  • Polhukam

Jan Maringka: Pentingnya Mekanisme Pengawasan dalam Proses Penegakan Hukum

Riky Hayon 18/08/2026
1001572031_11zon
  • Opini

17 Agustus: Antara Kemerdekaan Formal dan Kemerdekaan Substantif

Riky Hayon 18/08/2026
Screenshot_20260805_170232_YouTube
  • Polhukam

Dialog Hukum bersama Pakar, Reformasi Hukum adalah suatu Keharusan

Riky Hayon 05/08/2026
1000937146_11zon
  • Polhukam

Jan Maringka: Hari Bhakti Adhyaksa 2026 Harus Menjadi Momentum Reformasi di Tubuh Kejaksaan

Riky Hayon 21/07/2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.