Tangerang》Jagamerahputih.com — Ketua Umum Kerukunan Kawanua Minahasa Tenggara (KKMT) Jabodetabek, Dr. Jan S. Maringka, SH, MH, CGCAE, menekankan pentingnya peran Kerukunan Kawanua Mitra dalam menjaga kekerabatan, menjaga Iman dan menjaga budaya Minahasa di perantauan. Hal itu disampaikan Jan dalam sambutannya di sela-sela acara ibadah Paskah bersama KKMT, Sabtu (18/4) di GMIM Providentia.
“KKMT harus menjadi ruang mempererat kebersamaan, memperkuat iman, dan melestarikan budaya Minahasa di perantauan,” tegas Jan.

Dengan mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17), ibadah Paskah ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran sosial warga Kawanua di perantauan.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Krise Rotti Gosal, S.Th, Ketua Wilayah GMIM se-Jabodetabek, serta dimeriahkan penampilan Kolintang Jaga Minahasa dan vokalis Sandra Lintang.

Ketua Panitia, Hakim Lucky Rombot Kalalo, SH, menegaskan bahwa Paskah harus dimaknai sebagai dorongan perubahan nyata.
“Paskah bukan sekadar seremoni, tetapi panggilan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Ia juga mendorong partisipasi aktif seluruh jemaat yang hadir akan pentingnya nilai paskah.
“Nilai Paskah harus hidup dalam tindakan nyata,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan mendorong kontribusi nyata segenap anggota dalam kehidupan sosial, bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta dalam upaya pelestarian nilai nilai budaya untuk menjaga kebhinekaan kita.

Pentingnya Peran KK Mitra
Jan Maringka yang juga Advokat senior mantan Jaksa Agung Muda ini menyatakan KK Mitra sebagai organisasi kemasyaratan yang berasal dari berbagai kumpulan roong dan taranak di wilayah minahasa yg telah terdaftar dan mendapatkan pengakuan dari kemenkum sejak awal 2025 lalu.
Melalui kegiatan kegiatan seperti ini diharapkan KK Mitra dapat mulai berperan dalam kegiatan kemasyarakat lain baik di jakarta maupun kepedulian untuk membangun kampung halaman. (**)

