Skip to content
Jaga Merah Putih

Jaga Merah Putih

Menjaga Kebhinekaan Bangsa

Primary Menu
  • Home
  • Rubrik Utama
  • Polhukam
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi & UMKM
  • Jaga Nusantara
  • Jaga Pangan
  • Lain-Lain
    • Teknologi
    • Sports
    • Opini
    • Sastra
  • Home
  • Polhukam
  • Jan Maringka: Wafatnya Haji Halim Jadi Pelajaran Berharga untuk Proses Penegakan Hukum di Indonesia
  • Polhukam

Jan Maringka: Wafatnya Haji Halim Jadi Pelajaran Berharga untuk Proses Penegakan Hukum di Indonesia

Riky Hayon 22/01/2026 2 minutes read
1001303623_11zon

Palembang》Jagamerahputih.com — Kabar duka menyelimuti Sumatera Selatan (Sumsel) dengan wafatnya tokoh masyarakat yang dijuluki crazy rich Palembang, Kms. H. Abdul Halim Ali atau yang akrab disapa Haji Halim diusia 88 tahun.

Menanggapi hal ini, Dr. Jan Maringka, SH.MH menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus memberikan catatan terhadap dunia peradilan terkait perlindungan hukum bagi warga negara, khususnya para lansia.

Jan Maringka yang merupakan Ketua Tim Penasihat Hukum almarhum Haji Halim mengenang sosok Haji Halim sebagai pribadi yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah.

Namun, di balik sosok almarhum yang kuat dan dermawan, tersimpan beban psikologis yang dialami almarhum di masa tuanya terkait sengketa lahan dalam pembangunan jalan tol Palembang – Jambi.

“Kita kehilangan sosok tokoh masyarakat. Wafatnya almarhum juga membawa pesan penting bagi kita semua, terutama bagi aparat penegak hukum, untuk lebih peka terhadap sisi kemanusiaan dalam setiap proses hukum,” ujar Jan Maringka, saat ditemui di rumah duka Haji Halim di Jalan M Isa, Palembang, Kamis (22/1/2026).

Jan menjelaskan, kasus yang dialami Haji Halim, terkait klarifikasi bukti-bukti kepemilikan lahan yang telah dikuasai lebih dari 30 tahun, namun menjadi objek sengketa yang seharusnya menjadi pelajaran bagi aparat negara.

“Kasus yang dialami Haji Halim harus jadi pelajaran berharga buat negara ini. Haji Halim seorang lansia yang seharusnya bisa menikmati masa tua dengan tenang, justru teraniaya karena ada persoalan atas lahan yang sudah puluhan tahun dikuasainya,” tegas Jan.

“Intinya penegakan hukum tidak boleh luput dalam memberikan kesempatan tersangka untuk membuktikan hak hak kepemilikannya bukan langsung di jadikan tersangka, jaksa juga telah mengabaikan kondisi kesehatan seseorang, apalagi lansia dan dalam kondisi sakit berat harus menjelaskan penguasaan lahan secara fisik dan administratif yang selama puluhan tahun dikuasainya harus mendapatkan perlindungan hukum yang kuat agar tidak terjadi diskriminasi atas nama pembangunan nasional apapun, serta perlindungan hak lansia adalah bagian tak terpisahkan dari penegakan HAM di Indonesia,” Ungkap Jan.

“Penegakan hukum terus berjalan namun aspek kemanusiaab harus juga kita pertimbangkan” pungkasnya.

Kematian haji Halim menjadi pelajaran bagaimana Jaksa mencegah hak terdakwa untuk mendapatkan pengobatan dan atas persetujuan majelis hakim, namun semua itu terlambat disadari karena ego pribadi yang dikedepankan bukan lagi aspek-aspek kemanusiaan, semoga ini jadi pembelajaran.

Jangan ada lagi korban pembebasan lahan atas nama pembangunan. (**)

About the Author

Riky Hayon

Administrator

View All Posts

Post navigation

Previous: Kondisi H.Halim Kembali Drop, Sidang Ditunda Hingga 5 Februari, Kuasa Hukum Minta Pencabutan Cegah untuk Pengobatan
Next: Dihadiri 3.000 Warga Kawanua, Pembina KKK Dr. Jan Maringka: Natal Momentum Perkuat Iman dan Identitas Budaya

Related Stories

1001526267_11zon
  • Polhukam

Jan Maringka tekankan Pendekatan Hukum yang Multidisipliner dalam Pengukuhan AAAFI Periode 2026-2031

Riky Hayon 22/06/2026
c1_20260513_14355623
  • Polhukam

Kuasa Hukum Prabowo Pimpinan Jan Maringka Ajukan Nota Perlawanan di PN Tipikor Manado, Sebut Dakwaan Jaksa Kabur dan Cacat Hukum

Riky Hayon 13/05/2026
1001477901_11zon
  • Polhukam

AAAFI Resmi Terbentuk di Jakarta, Jan Maringka Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026-2031

Riky Hayon 05/05/2026

Recent Posts

  • House of Meimo Resmi Dibuka, Sajikan Menu Khas Manado di Jakarta
  • Jan Maringka Diangkat sebagai Komisaris Independen, Carlo Tewu sebagai Direktur Utama PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk
  • Hasil RUPS PT. Jobubu Jarum Minahasa Tbk Menetapkan Jan Maringka sebagai Komisaris Independen
  • Jan Maringka tekankan Pendekatan Hukum yang Multidisipliner dalam Pengukuhan AAAFI Periode 2026-2031
  • Aksi Solidaritas Ketum AAAFI Dr. Jan Maringka di Hari Raya Idul Adha 1447 Lewat Penyerahan Kurban di Masjid Raya Banten

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • February 2023
  • August 2021

You may have missed

1001544724_11zon
  • Ekonomi & UMKM

House of Meimo Resmi Dibuka, Sajikan Menu Khas Manado di Jakarta

Riky Hayon 09/07/2026
1001534950_11zon
  • Rubrik Utama

Jan Maringka Diangkat sebagai Komisaris Independen, Carlo Tewu sebagai Direktur Utama PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk

Riky Hayon 30/06/2026
1001534950_11zon
  • Rubrik Utama

Hasil RUPS PT. Jobubu Jarum Minahasa Tbk Menetapkan Jan Maringka sebagai Komisaris Independen

Riky Hayon 30/06/2026
1001526267_11zon
  • Polhukam

Jan Maringka tekankan Pendekatan Hukum yang Multidisipliner dalam Pengukuhan AAAFI Periode 2026-2031

Riky Hayon 22/06/2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.